<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pecinta Alam SMAN 1 Slawi</title>
	<atom:link href="http://pasmajaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pasmajaya.wordpress.com</link>
	<description>karena kita hanya punya satu bumi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2009 17:17:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pasmajaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d77ad2e47a0f6a823cd51b9c84140a77?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pecinta Alam SMAN 1 Slawi</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>HALAL BI HALAL PASMA</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/09/13/halal-bi-halal-pasma-2/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/09/13/halal-bi-halal-pasma-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 05:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[pasma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/2009/09/13/halal-bi-halal-pasma-2/</guid>
		<description><![CDATA[SAlam lestari ,
diberitahukan bahwa pasma akan mengadakan acara HBH pada :
Tanggal : 27 September 2009
jam : 10.00
tempat : Jl.nangka rt2/2 Procot ( disebelah SD1 procot)
pada dateng iaaa&#8230;:)
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=319&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>SAlam lestari ,<br />
diberitahukan bahwa pasma akan mengadakan acara HBH pada :<br />
Tanggal : 27 September 2009<br />
jam : 10.00<br />
tempat : Jl.nangka rt2/2 Procot ( disebelah SD1 procot)</p>
<p>pada dateng iaaa&#8230;:)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/319/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=319&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/09/13/halal-bi-halal-pasma-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan perjalanan mendaki gunung tujuh puncak</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/07/17/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/07/17/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 07:01:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Petualangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Kabut yang menyelimuti bukit Telomoyo semakin jelas terlihat dari halaman rumah pak Mandar ketika matahari mulai terbit.
Suhu udara yang dingin tak menyurutkan antusias beberapa anggota Pasma SMAN 1 Slawi menikmati pemandangan alam sekitar di lereng Merbabu.  Matahari mulai beranjak terbit yang diiringi dengan mulai hangat suhu dilereng Merbabu.  Sehari sebelumnya mereka masih ada di Slawi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=296&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kabut yang menyelimuti bukit Telomoyo semakin jelas terlihat dari halaman rumah pak Mandar ketika matahari mulai terbit.</p>
<p>Suhu udara yang dingin tak menyurutkan antusias beberapa anggota Pasma SMAN 1 Slawi menikmati pemandangan alam sekitar di lereng Merbabu.  Matahari mulai beranjak terbit yang diiringi dengan mulai hangat suhu dilereng Merbabu.  Sehari sebelumnya mereka masih ada di Slawi namun malam ini tim pendaki Pasma menginap di rumah pak Mandar atas rekomendasi mas Gepeng (anggota Pasma angkatan Tapak Purnama) di desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang.  Dari desa ini jalur pendakian Merbabu Thekelan berawal.  Jalur ini pun dikenal sebagai jalur pendakian Kopeng.</p>
<p><strong>Mendaki Merbabu</strong></p>
<p>Tahun ini Pasma melaksanakan Pendakian Wajib Anggota di gunung Merbabu.  Pengalihan pendakian ini dilakukan setelah beberapa waktu lalu gunung Slamet mengalami aktifitas vulkaniknya yang ditandai dengan keluarnya lava pijar.  Meskipun menurut informasi jalur pendakian Slamet telah dibuka, namun  kami tetap memilih alternatif pendakian Merbabu untuk mengantisipasi kondisi alam yang sulit diprediksi.  Gunung Merbabu berketinggian 3171 mdpl, yang merupakan salah satu dari enam gunung di Jawa Tengah yang berketinggian lebih dari 3000 mdpl.  Merbabu dapat dicapai melalui jalur Magelang dan Salatiga menuju Kopeng.</p>
<p>Pada saat pemberangkatan dari SMAN 1 Slawi, tim Pasma mengalami beberapa kendala teknis salah satunya adalah terlambatnya jadwal keberangkatan kereta api Kaligung tujuan Semarang hingga lebih dari empat jam.  Keterlambatan inipun mempegaruhi rencana perjalanan yang sebelumnya telah direncanakan.</p>
<p>Dari Semarang tim Pasma menggunakan bis untuk menuju ke perempatan Pasar Sapi, Salatiga dan dilanjutkan menuju desa Batur menggunakan kendaraan angkut bak terbuka.  Tim Pasma tiba di rumah pak Mandar hampir tengah malam pada hari Rabu, 8 Juli 2008.  Sebelum istirahat malam tim Pasma melakukan <em>briefing</em> untuk merencanakan pendakian pada esok harinya.</p>
<p>Keesokan harinya setelah seluruh persiapan dirasa cukup tim Pasma mulai melaksanakan kegiatan dengan didampingi beberapa pedamping.  Pendamping diantaranya mas Nurcholis “Tua”  (Mapala UPN Veteran Yogyakarta),  mas Kutel, mas Eko “Kodok” (Komppas), mas Suwung (Mapalam STIE Dharmaputra Semarang) serta mas Vani “Kingkong”, mas Abel, mba Atun dan mas Aziz dari alumnus Pasma.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-300" title="1-pagi-hari-dilereng-Merbab" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/1-pagi-hari-dilereng-merbab.jpg?w=467&#038;h=351" alt="1-pagi-hari-dilereng-Merbab" width="467" height="351" /><span id="more-296"></span>Kami memulai perjalanan dengan menyusuri rumah dan kebun penduduk untuk menuju pos pendatan pendakian untuk lapor dan membayar restribusi.  Setiap pendaki dikenakan restribusi sebesar Rp 2000,- per orang di pos masuk jalur pendakian.  Perjalananpun kami lanjutkan.  Pemandangan yang pertama kami lalui adalah kebun penduduk yang ditanami tembakau dan beberapa jenis sayuran.  Sebagian besar penduduk di lereng Merbabu ini bermata pencaharian sebagai petani.  Aroma kompos<em> </em>dari kotoran sapi mengiringi awal pendakian kami.  Warga disini menggunakannya sebagai penyubur tanaman.   Pola pertanian yang sama seperti yang biasa kita temui di daerah Bumijawa maupun Bojong di kabupaten Tegal.</p>
<p>Beberapa langkah mengakhiri perjalanan di area kebun penduduk. Beberapa anggota tim istirahat sembari menikmati panorama alam dari ketinggian yang berlahan-lahan mulai kami capai.  Bukit Telomoyo dan gunung Ungaran dikejauhan semakin jelas kami lihat.  Rasa penat pun seolah terlunasi dengan panorama indah tersebut.  Dan kami yakin, kami  akan dapat kami melihat hal yang lebih luar bisa lagi selama pendakian ini meskipun kami tahu bahwa ini hanya sebagian kecil dari tanda kebesaran Sang Pencipta.</p>
<p><strong>Mencapai Puncak II Watu Tulis</strong></p>
<p>Beberapa pendaki dari Jakarta menyapa kami yang mulai terengah-engah menapaki lereng Merbabu, mereka telah memulai kegiatan pendakian beberapa hari sebelum kami.  Minggu ini adalah minggu terakhir libur panjang sekolah, dan banyak dimanfaatkan oleh pelajar untuk berbagai aktivitas termasuk Sispala atau siswa pecinta alam dari Jakarta ini yang baru saja kami temui.</p>
<p>Setelah lebih dari satu jam perjalanan tibalah kami di Camp Pending yang tidak lain adalah pos pertama di jalur pendakian Merbabu ini.  Di pos inilah para pendaki mulai mengisi penuh perbekalan airnya di penampung saluran air milik warga setempat.</p>
<p>Pendakian kami lanjutkan menuju Camp 2 Pereng Putih.  Karakter vegetasi di lereng Merbabu sangat berbeda dengan yang biasa ditemui di gunung Slamet.  Lereng  gunung lebih banyak didominasi perdu dan beberapa pohon yang sengaja ditanam untuk penghijauan yang masih berumur muda.  Hal berbeda yang dapat kita temui di lereng gunung Slamet yang merupakan hutan hujan tropis setelah ketinggian lebih dari 1500 mdpl (meter diatas permukaan laut).  Dari hasil pengamatan, beberapa tanaman seperti Pinus, jenis paku-pakuan, lamtoro dapat kita lihat disepanjang jalur pendakian.</p>
<p>Tim Pasma beristirahat di Pereng Putih yang ditandai dengan adanya gubug singgah yang terbuat dari seng.  Namun beberapa anggota lain telah melanjutkan perjalanan.  Tim memang telah dibagi menjadi tim <em>Leader</em> yang berjalan didepan dan tim <em>Sweeper</em> atau penyapu yang ada di belakang.</p>
<p>Jalur pendakian setelah Pereng Putih berjalan melalui jalan setapak tepat disamping tebing setinggi puluhan meter dan juga jurang disisi lainnya.  Ditengah perjalanan tim Pasma sempat berhenti dan mengamati kawanan kera liar yang ternyata cukup banyak di gunung Merbabu.</p>
<p>Sekitar pukul satu siang seluruh tim pendaki telah mencapai Camp 3 Gumuk Mentul yang selanjutnya kami manfaatkan untuk shalat, istirahat dan makan siang.  Perjalananpun kami lanjutkan.  Menurut perkiraan, kami akan mencapai pos Pemancar sebagai tempat kami beristirahat malam ini pada saat maghrib.</p>
<p>Memasuki pukul 5 sore tim sweeper atau rombongan terahir mencapai “sabana” gunung Merbabu yang sebelum memasuki kawasan ini, peserta beristirahat terlebih dahulu  di Camp 4 Lempong Sapan.  Dikawasan setelah Lempong Sampan ini vegetasi didominasi rumput, sehingga pendaki dapat lebih leluasa memandang hamparan pulau jawa dari sudut pandang Merbabu.  Disisi barat dapat jelas terlihat rangkaian gunung Sindoro, gunung Sumbing dan dataran tinggi Dieng.  Dan sisi utara dapat terlihat puncak Telomoyo dan Ungaran.  Semua tanah tinggi yang terlihat tersebut seolah beralaskan gumpalan awan Cumulus (Cu) yang lebih terlihat seperli hamparan tumpukan kapas bila dilihat dari ketinggian lebih dari 2500 mdpl atau tempat kami berpijak saat ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-302" title="sindoro-sumbing Terlihat dari Merbabu" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/dsc01019.jpg?w=468&#038;h=351" alt="sindoro-sumbing Terlihat dari Merbabu" width="468" height="351" />Sang surya mulai beranjak menenggelamkan diri di horizon barat.  Cakrawalapun mulai dihiasi dengan bias merah yang sungguh sangat indah.  Berlahan cahaya kota Salatiga, Solo, Ambararawa dan beberapa daerah dilereng Merbabu mulai terlihat setelah hamparan Cumulus berangsur tersingkap dan berganti dengan kabut tipis yang terlihat membalut lembut puncak Telomoyo, Ungaran, Sindoro, Sumbing dan dataran Tinggi Dieng.</p>
<p>Suhu mulai turun drastis ketiga matahari sudah tidak terlihat lagi.  Angin dingin mulai menderu kencang seiring perubahan tekanan udara yang disebabkan perubahan suhu di kawasan puncak Merbabu.  Tim <em>leader</em> telah mencapai Puncak II Watu Tulis atau pos Pemancar ketika beberapa tim <em>sweeper</em> tengah berjuang menapaki terjalnya punggungan ditengah suhu yang semakin lama semakin turun.  Watu Gubug atau batu besar yang berbentuk seperti gubug dan terdapat gua kecil ditengahnya telah jauh dilewati.  Ini berarti Pemancar tinggal beberapa menit perjalanan.  Watu Gubug, berdasarkan informasi masyarakat setempat merupakan puncak pertama gunung Merbabu.</p>
<p>Watu Tulis atau Pemancar tidak dipakai untuk bermalam pendaki lain.  Sehingga sebagin dari tim pendaki Pasma dapat bermalam di bangunan beton yang ada diketinggian sekitar 2900 mdpl tersebut, dan sebagian anggota tim mendirikan tenda dome tepat dibawah menara pemancar.  Dinding kokoh “berhiaskan” karya Vandalis dari berbagai pelosok daerah tersebut sangat bermanfaat untuk menahan hembusan angin dingin pada malam hari.   Tempat yang cukup nyaman untuk shalat, makan malam, meminum kopi atau susu hangat maupun sekedar menikmati gemerlap lampu kota yang terlihat sangat indah dari ketinggian 2900mdpl. Malam ini kami tidur dibawah cahaya bulan purnama dan gemerlap bintang yang kini tampak lebih terang daripada lampu listrik.</p>
<p><strong>Mendaki Triangulasi gunung Merbabu</strong></p>
<p>Beberapa menit setelah fajar <em>shidiq</em> hilang dan cahaya matahari mulai menerangi punggungan di gunung Merbabu, seluruh anggota tim telah disibukkan dengan berbagai aktifitas.  Kami tidak ingin terlalu siang untuk memulai pendakian ke puncak.<img class="aligncenter size-full wp-image-304" title="menuju-puncak" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/7-menuju-puncak.jpg?w=467&#038;h=351" alt="menuju-puncak" width="467" height="351" /></p>
<p>Suhu sudah cukup hangat ketiga beberapa Anggota Aktif Pasma tengah melakukan <em>warming-up</em> sebagai persiapan akhir memulai pendakian ke puncak.</p>
<p>Perjalanan kepuncak dimulai dengan melewati Jembatan Setan, jalan setapak yang merupakan puncak punggungan yang berkelok-elok seperti yang kita lihat di Tembok Besar Cina. Jalan tersebut melewati suatu area yang mengeluarkan aroma pekat belerang.</p>
<p>Di tengah perjalanan beberapa kawanan kera menarik perhatian kami.  Disepanjang jalurpun dapat dengan mudah ditemui buah Beri hutan yang pada akhir para kera penghuni Merbabu harus rela berbagi Beri hutan dengan kami. Beberapa saat kemudian tibalah kami semua di puncak ke 4 atau Puncak Syarif gunung Merbabu.  Ada satu kejadian menarik ketika ada sebuah pesawat terbang TNI   dari Jogja terbang melintasi celah antara gunung Merapi dan Merbabu. Pesawat terbang baling tunggal di moncongnya tersebut terbang cukup dekat dengan tim Pendaki Pasma yang sedang berfoto ria disalah satu puncak.  Melihat gelagat kami yang terlihat sangat senang melihatnya, sang pilotpun melakukan manuver dan berbalik hingga akhirnya pesawat tersebut terbang rendah tepat diatas kami seperti salah satu adegan pesawat terbang rendah dalam film Conair.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-305" title="foto di puncak Syarif dengan latar belakang gunung Merapi" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/4-foto-bareng-2.jpg?w=468&#038;h=308" alt="foto di puncak Syarif dengan latar belakang gunung Merapi" width="468" height="308" /></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-315" title="Foto bareng Pasma+Pendamping" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/img_1498.jpg?w=467&#038;h=351" alt="Foto bareng Pasma+Pendamping " width="467" height="351" /><br />
Setelah beberapa lama, tim Pasmapun melanjutkan pendakian ke puncak tertinggi gunung Merbabu.  Kali ini perjalanan lebih terasa berat karena jalur semakin curam dan harus dilalui dengan sedikit merayap didinding tebingnya.  Bebera puncak dapat dilalui diantaranya puncak Ondorante, Kentheng Songo dan puncak tertinggi atau puncak ke 7 gunung Merbabu yaitu puncak Triangulasi.</p>
<p>Upacara penyematan syal pendakianpun digelar sebagai tanda bahwa anggota muda Pasma angkatan Pasundan telah resmi menjadi anggota Pasma.  Catur, Zaki, Okta, Almas, Lili, Icha, Fina,  Nining selanjutnya akan menjadi Pengurus Harian Pasma SMAN 1 Slawi untuk periode selanjutnya.  Pengurus harian saat ini yaitu Pasma angkatan Suralintang yang diwakili Yudha dan Anto yang ikut mendampingi selama pendakian ini.<img class="aligncenter size-full wp-image-308" title="upacara penyematan syal pendakian" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/11-upacara.jpg?w=467&#038;h=351" alt="upacara penyematan syal pendakian" width="467" height="351" /></p>
<p>Beberapa saat kemudian seluruh tim mengakhiri pendakian untuk turun menuju pos pemancar, tempat peralatan dan bekal kami tinggalkan.  Siang itu juga kami turun pulang dan seluruh tim tiba di rumah pak Mandar pada malam hari.  Tidak memungkinkan bagi tim Pasma untuk langsung pulang ke Slawi sehingga kami memutuskan untuk menginap semalam di Semarang (mas Gepeng) untuk selanjutnya menuju Slawi pada keesokan harinya menggunakan kereta Kaligung.</p>
<p>Kami sangat bersyukur meskipun beberapa kendala merubah rencana awal namun secara umum seluruh kegiatan ini dapat berjalan baik.  Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat.  Karena Kita Hanya Punya Satu Bumi&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/296/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=296&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/07/17/catatan-perjalanan-mendaki-gunung-tujuh-puncak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/1-pagi-hari-dilereng-merbab.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1-pagi-hari-dilereng-Merbab</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/dsc01019.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sindoro-sumbing Terlihat dari Merbabu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/7-menuju-puncak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">menuju-puncak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/4-foto-bareng-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto di puncak Syarif dengan latar belakang gunung Merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/img_1498.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto bareng Pasma+Pendamping</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/07/11-upacara.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">upacara penyematan syal pendakian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>One Car Free Day</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/06/08/one-car-free-day/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/06/08/one-car-free-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 06:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Sehari, Jalan KS Tubun Tanpa Asap Kendaraan
www.radartegal.com
 PENCANANGAN program One Car Free Day (Sehari tanpa Kendaraan Bermotor) di sepanjang ruas jalan KS Tubun Slawi, sejak patung obor Tri sanja hingga pertigaan Taman bunga Slawi, disambut baik warga, Minggu (7/6).
Sejak pukul 06.00 WIB tidak nampak kendaraan bermotor melintas di jalan tersebut. Padahal, di hari-hari biasa, ruas jalan KS [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=282&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Sehari, Jalan KS Tubun Tanpa Asap Kendaraan</strong></p>
<p><strong><a href="http://www.radartegal.com/" target="_blank">www.radartegal.com</a></strong></p>
<p><strong> <span style="font-weight:normal;"><strong>PENCANANGAN</strong> program One Car Free Day (Sehari tanpa Kendaraan Bermotor) di sepanjang ruas jalan KS Tubun Slawi, sejak patung obor Tri sanja hingga pertigaan Taman bunga Slawi, disambut baik warga, Minggu (7/6).</span></strong></p>
<p>Sejak pukul 06.00 WIB tidak nampak kendaraan bermotor melintas di jalan tersebut. Padahal, di hari-hari biasa, ruas jalan KS Tubun Slawi termasuk ruas jalan utama yang selalu dilalui kendaraan bermotor. Sepinya ruas jalan itu kemudian dimanfaatkan warga untuk kegiatan olahraga dan bermain.</p>

<a href='http://pasmajaya.wordpress.com/2009/06/08/one-car-free-day/slw-ks-tubun-2/' title='warga memanfaatkan jalanan yang lengang'><img width="150" height="82" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/06/slw-ks-tubun1.jpg?w=150&#038;h=82" class="attachment-thumbnail" alt="" title="warga memanfaatkan jalanan yang lengang" /></a>

<p>Dari pantauan Radar di lokasi, jalan tersebut hanya diperbolehkan dilintasi oleh kendaraan tanpa mesin, antara lain sepeda, becak dan dokar. Sedangkan angkutan umum yang biasa melintas jalan harus harus memutar ke jalur lain.</p>
<p>Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Khofifah, mengaku sangat gembira atas sambutan warga yang cukup bagus dalam pencanangan program one car free day. Sejumlah pengendara kendaraan bermotor nampak mematuhi peringatan untuk tidak melintasi ruas jalan tersebut.</p>
<p>&#8221;Ternyata sambutan sambutan masyarakat cukup bagus. Mereka malah memanfaatkan sepinya jalan untuk kegiatan olah raga,&#8221; ungkap Khofifah, saat ditemui di sela-sela pantauan di ruas jalan KS Tubun Slawi, Minggu8 (7/6) kemarin.</p>
<p>Menurut Khofifah, melihat respon yang bagus dari masyarakat itu, pihaknya pun berencana akan menjadikan one car free day sebagai agenda rutin. Namun hal tersebut akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Bupati Tegal.</p>
<p>&#8221;Melihat sambutan yang cukup bagus ini, akan kita coba untuk mengagendakan secara rutin. Untuk lokasinya mungkin tidak di jalan KS Tubun lagi, tapi di jalan lain. Nanti akan kita bicarakan dulu dengan Bupati, Dishub Kominfo (dinas Perhubungan Komunikasi dan informatika, red) serta Polres,&#8221; terangnya.</p>
<p>Diakui Khofifah, program one car free day hanya dilaksanakan dalam sehari saja. Itupun hanya pada sebagian ruas jalan KS Tubun Slawi. Namun demikian, pihaknya mengaku cukup puas terhadap hasil yang dicapai.</p>
<p>&#8221;Target kami adalah memberikan pesan moral kepada wrga tentang bahaya polusi udara yang ditimbulkan oleh asap kendaraan bermotor. Untuk langkah awal, saya nilai pelaksanaan one car free day kali ini sudah cukup berhasil,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kasat Lantas Polres Tegal AKP Valentinus Asmoro mengatakan, pelaksanaan one car free day sudah cukup bagus. Pengendara kendaraan bermotor yang akan melintas di Jalan KS Tubun juga dengan penuh kesadaran mau memutar melalui jalan lain.</p>
<p>&#8221;Kami akan akan mendukung kegiatan ini untuk mengurangi polusi udara. Mungkin bisa dilaksanakan one car free day di lokasi lain, seperti halnya di Alun-alun Slawi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pencanangan program one car free day, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia ke-37 yang jatuh tepat tanggal 5 Juni. Penutupan ruas jalan KS Tubun Slawi terhadap kendaraan bermotor, dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB. Semula, pembukaan ruas jalan tersebut direncanakan hingga pukul 18.00 WIB. Mengingat keadaan, maka ruas jalan KS Tubun kembali dibuka bagi kendaraan bermotor pada pukul 11.00 WIB. <strong>(aan)</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/282/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=282&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/06/08/one-car-free-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laporan Kegiatan Pasma: Susur Pantai Dan Observasi Kawasan Mangrove Di Pantai Purwahamba Kab. Tegal</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/04/22/laporan-kegiatan-pasma-susur-pantai-dan-observasi-kawasan-mangrove-di-pantai-purwahamba-kabupaten-tegal/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/04/22/laporan-kegiatan-pasma-susur-pantai-dan-observasi-kawasan-mangrove-di-pantai-purwahamba-kabupaten-tegal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 06:08:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Petualangan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/2009/04/22/laporan-kegiatan-pasma-susur-pantai-dan-observasi-kawasan-mangrove-di-pantai-purwahamba-kabupaten-tegal/</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun tertunda beberapa minggu dari jadwal semula, kegiatan susur pantai dan observasi kawasan mangrove di pantai Purwahamba pada akhirnya terlaksana.
Tim Pasma SMAN 1 Slawi yang terdiri dari 15 anggota dari angkatan Suralintang dan Pasundan serta 4 orang pembina dan pendamping melaksanakan kegiatan tersebut pada 18-19 April 2008.   Kegiatan dimulai pada Sabtu sore atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=253&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-260" style="margin:1px;" title="pasma3" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma3.jpg?w=218&#038;h=164" alt="pasma3" width="218" height="164" />Walaupun tertunda beberapa minggu dari jadwal semula, kegiatan susur pantai dan observasi kawasan mangrove di pantai Purwahamba pada akhirnya terlaksana.</p>
<p style="text-align:justify;">Tim Pasma SMAN 1 Slawi yang terdiri dari 15 anggota dari angkatan Suralintang dan Pasundan serta 4 orang pembina dan pendamping melaksanakan kegiatan tersebut pada 18-19 April 2008.   Kegiatan dimulai pada Sabtu sore atau 18 April dengan koordinasi dan persiapan akhir di SMAN 1 Slawi.  Kegiatan dilanjutkan dengan pemberangkatan dan untuk selanjutnya tim Pasma mendirikan <em>Base Camp</em> di pantai Purwahamba.</p>
<p style="text-align:justify;">Kegiatan Sabtu malam diisi dengan sosialisai dengan warga setempat, adaptasi dan bakar 2 gluntung ayam yang langsung laris manis ludes dalam tempo yang sesingkat-singkatnya serta perencanaan kegiatan esok hari. Selain itu juga diadakan sesi curhat dari mulai  kePasmaan sampai curhat masalaha-masalah pribadi.  Semua dilakukan dengan senang hati tanpa ada paksaan dan sesi ini mengalir begitu saja sembari menatap bintang yang malam itu memang seperti ditebar begitu saja di langit.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah aktifitas pagi selesai, tim Pasma kembali mengadakan koordinasi.  Dan hasilnya tim dibagi menjadi dua yaitu tim Operasional yang terdiri dari koordinator operasional. seksi peralatan serta seksi logistik yang bertanggung jawab terhadap jadwal kegiatan dan pendataan alat serta logistik.   Selanjutnya adalah tim Laporan yang terdiri dari sekretaris, bendahara serta beberapa anggota yang bertanggungjawab membuat laporan kegiatan serta mencatat hasil pengamatan selama kegiatan berlangsung.  Kedua tim dibawah tanggungjawab ketua panitia.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pukul 07.00 WIB kegiatan Susur Pantai dan Observasi Kawasan Mangrove di Pantai Purwahamba dimulai.  Seluruh anggota tim mulai menyusuri pantai Purwahamba kearah barat yang sesuai rencana perjalanan akan diakhiri di hulu sungai terdekat dari OW Purwahamba Indah dimana kawasan mangrove berada.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama perjalanan tim Laporan mencatat data yang diperoleh menggunakan metode observasi dan interview (tanya jawab) dengan penduduk sekitar.  Objek pengamatan berupa kondisi sosial masyarakat, geografis, flora dan fauna serta secara khusus pengamatan mengenai tanaman mangrove atau bakau dikawasan tersebut. Yang paling menarik, ternyata pantai barat Purwahamba Indah menyimpan pesona kebun melati sepanjang jalur pantai tersebut. Dan secara spontan langsung dinamakan Pantai Melati (red).</p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar pukul 08.30 WIB seluruh anggota tim tiba di hulu sungai yang dituju.  Kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai tanaman bakau (proses reproduksi, manfaat, serta pengelolaan dikawasan tersebut).  Setelah cukup beristirahat seluruh tim kembali ke OW Purwahamba Indah dan selanjutnya kembali ke SMAN 1 Slawi.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum kegiatan berlangsung baik mengingat kegiatan susur pantai sekaligus observasi kawasan mangrove merupakan kali pertama bagi Pasma SMAN 1 Slawi.  Semoga kegiatan ini dapat bermanfat dan dapat berlanjut dimasa mendatang.  Karena kita hanya punya satu bumi…..<span id="more-253"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Catatan Perjalanan:</strong></p>
<p>Selama kegiatan tim Pasma memiliki berbagai catatan seputar kegiatan ini, diantaranya:</p>
<p>1.	Urus perijinan terlebih dahulu untuk memperlancar kegiatan.  Diantaranya pihak sekolah, Dinas Pariwisata, Pengelola OW Purwahamba Indah serta aparat desa setempat.</p>
<p>2.	Perjalanan menuju OW Purwahamba Indah (Pur’in) disarankan tidak menggunakan mobil bak terbuka atau truk karena akan mendapatkan sangsi tilang oleh Polisi.</p>
<p>3.	Tiket masuk pantai OW Pur’in untuk dewasa Rp 2.350,00</p>
<p>4.	Bersosialisasilah dengan warga setempat.</p>
<p>5.	Disarankan lokasi perkemahan dekat dengan pemukiman warga, masjid dan fasilitas umum untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk mendapatkan air tawar.</p>
<p>6.	Nyamuk dikawasan tersebut pada malam hari cukup “kejam tiada ampun”.  Disarankan menggunakan tenda dome dengan pintu jaring, lotion anti nyamuk dll.</p>
<p>7.	Ikut menjaga kebersihan dan ketertiban (tidak membuang sampah sembarangan, tidak mencorat-coret, tidak merusak fasilitas umum dll)</p>
<p>8.	Terdapat lahan perkebunan bunga melati yang cukup luas disebelah barat OW Pur’in yang berjarak hanya belasan meter dari bibir pantai.</p>
<p>9.	Fauna yang banyak ditemukan disepanjang pantai tersebut diantaranya kepiting—pada malam hari mereka lebih banyak beraktifitas  (<em>nocturnal</em>), ubur-ubur (<em>Aurellia Auretta</em>) serta berbagai jenis kerang (<em>Montrastrea Covernosa</em>).</p>
<p>10.	Tanaman bakau tumbuh dari bijinya yang berbentuk lancip memanjang yang berfungsi menancapkan dirinya pada lumpur atau pasir dibawahnya untuk selanjutnya tumbuh menjadi individu baru.</p>
<p>11.	Tanaman bakau di kawasan ini dikelola oleh warga yang memiliki lahan atau tambak.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dokumentasi Kegiatan:</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="size-medium wp-image-261 aligncenter" title="pasma" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma.jpg?w=300&#038;h=225" alt="pasma" width="300" height="225" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-262" title="pasma1" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="pasma1" width="300" height="225" /></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-263" title="pasmajaya" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="pasma2" width="300" height="225" /></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-265" title="pasmajaya1" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasmajaya1.png?w=300&#038;h=198" alt="pasmajaya1" width="300" height="198" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:right;"><em>updated by: traju</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>foto by: vazza</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=253&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/04/22/laporan-kegiatan-pasma-susur-pantai-dan-observasi-kawasan-mangrove-di-pantai-purwahamba-kabupaten-tegal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pasma3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pasma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pasma1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasma2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/04/pasmajaya1.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>earth hour</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/03/29/earth-hour/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/03/29/earth-hour/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 04:23:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanikingkongkeren</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[EARTH HOUR
Dukung aksi sayang bumi dengan mematikan semua lampu rumah mulai dari pukul 20.30 &#8211; 21.30 hari ini 28 Maret. Satu jam akan memberikan arti manfaat setara dengan berjam-jam bagi bumi kita. Dengan mematikan semua lampu dan alat-alat yang menggunakan listrik kita bisa mengurangi global warming demi kelangsungan bumi kita.
KESELAMATAN BUMI, ADA DI TANGAN KITA
 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=250&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>EARTH HOUR</p>
<p>Dukung aksi sayang bumi dengan mematikan semua lampu rumah mulai dari pukul 20.30 &#8211; 21.30 hari ini 28 Maret. Satu jam akan memberikan arti manfaat setara dengan berjam-jam bagi bumi kita. Dengan mematikan semua lampu dan alat-alat yang menggunakan listrik kita bisa mengurangi global warming demi kelangsungan bumi kita.</p>
<p>KESELAMATAN BUMI, ADA DI TANGAN KITA</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=250&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/03/29/earth-hour/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bb53a2c2073ed59fb54896edaca5ff5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vani kingkong keren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Susur Pantai</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/02/28/susur-pantai/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/02/28/susur-pantai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 04:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanikingkongkeren</dc:creator>
				<category><![CDATA[Petualangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Susur Pantai adalah salah satu kegiatan hikking yang tidak kalah menarik. Biasanya susur pantai dilakukan untuk meneliti seberapa parah abrasi yang terjadi di wilayah pantai, atau juga dilakukan untuk meneliti keadaan flora dan fauna yang terdapat di daerah pantai. Selain itu susur pantai juga dilakukan sebagai salah satu bentuk aplikasi long march / jalan jauh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=230&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Susur Pantai adalah salah satu kegiatan hikking yang tidak kalah menarik. Biasanya susur pantai dilakukan untuk meneliti seberapa parah abrasi yang terjadi di wilayah pantai, atau juga dilakukan untuk meneliti keadaan flora dan fauna yang terdapat di daerah pantai. Selain itu susur pantai juga dilakukan sebagai salah satu bentuk aplikasi long march / jalan jauh yang sudah dilakukan oleh komunitas pecinta alam.<br />
Susur Pantai tidak kalah menantang dengan kegiatan out door lainnya seperti mountaineering. Yang membedakannya antara lain medannya; gunung / dataran tinggi, dan laut / pantai / dataran rendah; Tingkat kesulitan, sebenarnya sama-sama sulit akan tetapi dalam susur pantai lebih dibutuhkan kemampuan untuk berenang (red : yaiyalah&#8230;wong banyu, masa nang gunung pan renang?), selain itu dibutuhkan pengetahuan tentang kelautan seperti besar / kecilnya laju angin, arah angin, waktu (berkaitan dengan saat pasang naik dan pasang surut), dan P3K.<span id="more-230"></span></p>
<p>Insya Allah teman-teman PASMA angkatan PASUNDAN akan mengadakan Susur Pantai sekaligus Bersih Pantai dengan rute Pantai Purwahamba Indah long march sampai dengan Pantai Alam Indah mampir ke Pelabuhan Tegal. Untuk meneliti keanekaragaman Flora dan Fauna, hutan bakau / mangrove yang tumbuh sepanjang areal tersebut, bersih pantai sekaligus refresh dan mengenal pantai lebih jauh.</p>
<p>Pelaksanaan Insya Allah hari minggu, 8 Maret 2009 mulai jam 08.00 WIB. Mohon bantuan dan dukungan dari semua pihak.</p>
<p>Perlengkapan Susur Pantai :<br />
Tenda Doom lengkap + Fly sheet<br />
Nasting lengkap dengan kompor<br />
Peralatan masak &amp; makan<br />
Logistik team selama perjalanan<br />
Matras<br />
Trash bag / kantung sampah team</p>
<p>Perlengkapan Pribadi :<br />
Sandal / sepatu trekking<br />
Pakaian ganti secukupnya<br />
Kacamata Hitam (mbokan silo jek)<br />
Jaket / sweater<br />
Raincoat / Ponco<br />
Kaos kaki &amp; Sarung tangan<br />
Topi<br />
Obat-obatan pribadi yang diperlukan<br />
Snack &amp; air minum (bawa yang banyak)<br />
Uang secukupnya<br />
Kamera (boleh digital, HP, atau yang pakek Roll Film)</p>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=230&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/02/28/susur-pantai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bb53a2c2073ed59fb54896edaca5ff5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vani kingkong keren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pisahkah tong sampah kita</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/02/26/pisahkah-tong-sampah-kita/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/02/26/pisahkah-tong-sampah-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 09:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini banyak sekali tayangan tentang betapa kotornya lingkungan kita, bagaimana tercemarnya sungai sungai di perkotaan, seperti contohnya sungai Ciliwung di Jakarta, banjir kanal di Semarang ataupun sungai Gung di Tegal. Betapa sedihnya kita melihat tempat tempat penampungan sampah di perumahan perumahan, setiap melewati itu kita selalu menutup hidung kita rapat rapat dan kita hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=219&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="size-full wp-image-220 alignleft" title="tong-sampah" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/02/tong-sampah.jpg?w=132&#038;h=161" alt="tong-sampah" width="132" height="161" />Dewasa ini banyak sekali tayangan tentang betapa kotornya lingkungan kita, bagaimana tercemarnya sungai sungai di perkotaan, seperti contohnya sungai Ciliwung di Jakarta, banjir kanal di Semarang ataupun sungai Gung di Tegal. Betapa sedihnya kita melihat tempat tempat penampungan sampah di perumahan perumahan, setiap melewati itu kita selalu menutup hidung kita rapat rapat dan kita hanya bisa terenyuh melihat petugas sampah yang bekerja di tempat tersebut dan kita hanya berkata dalam hati &#8221; ternyata masih banyak orang yang lebih tidak beruntung dari kita &#8220;.</p>
<p>Tapi tulisan ini bukan untuk membahas tentang petugas sampah tersebut tulisan ini adalah mengajak kita selangkah lebih maju lagi dalam pengelolaan sampah baik sampah rumah tangga, perkantoran maupun sampah masyarakat ( red : maksudnya sampah umum yang ada di perumahan atau di pasar ). Adalah dengan mengubah total budaya kita yang biasanya membuang sampah di satu tong sampah tapi dipisah menjadi beberapa tong sampah. Mungkin hal ini terasa klise, saat saya mengatakan pisahkanlah sampah menjadi beberapa tong sampah, tapi pertanyaannya apakah anda melakukannya di rumah anda sendiri ? apakah di kantor anda sudah tersedia beberapa tempat sampah tersendiri ? pada dasarnya sampah terbagi menjadi 2 yaitu sampah organik dan sampah non organik. Apa itu sampah organik? sampah organik biasa disebut dengan sampah basah ya gampangnya seh segala sesuatu yang berasal dari alam dan gampang terurai dalam tanah tu sampah organik seperti sisa sayur, nasi, kertas, pensil. Nah yang kedua ini sampah non organik atau sampah kering ini adalah sampah yang susah terurai oleh bakteri dalam tanah seperti plastik, softek, batu baterai.</p>
<p>Nah sebaiknya sampah itu lebih dikategorikan lebih spesifik, yaitu sampah kertas, sampah plastik, sampah basah dan sampah racun ( batu baterai , softek dll ) mengapa ? karena dari situ sampah sampah tersebut bisa didaur ulang dan kita bisa mendapat uang kompensasi dari sampah sampah tersebut. jadi kita senang karena lingkungan bersih dan sehat, tempat penampungan sampah pun sehat karena sampah tidak bercampur , dan kita juga membantu orang lain dengan memilah sampah kita. Jadi kenapa tidak kita mulai sekarang mulailah di tempat yang paling mudah seperti rumah kita atau tempat kerja kita ( kalo punya kantor sendiri ).</p>
<p>- Dhana MAT -</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/219/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=219&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/02/26/pisahkah-tong-sampah-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca6cb12e83dc897e60d0f90a772691de?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnuwardhana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/02/tong-sampah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tong-sampah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Efek Rumah Kaca</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/29/efek-rumah-kaca/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/29/efek-rumah-kaca/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 01:42:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Materi]]></category>
		<category><![CDATA[efek]]></category>
		<category><![CDATA[kaca]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/29/efek-rumah-kaca/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun ini kita sangat terbiasa dengan istilah efek rumah kaca dan hubungannya dengan pemanasan global, perubahan iklim dan berbagai istilah terkait mengenai kondisi planet tercinta kita saat ini.
Namun apakah yang sebenarnya dimaksud dengan efek rumah kaca atau dalam bahasa Inggris disebut  greenhouse effect? Mungkinkah efek dari pembangunan gedung atau bangunan yang terlapisi kaca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=198&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa tahun ini kita sangat terbiasa dengan istilah efek rumah kaca dan hubungannya dengan pemanasan global, perubahan iklim dan berbagai istilah terkait mengenai kondisi planet tercinta kita saat ini.</p>
<p>Namun apakah yang sebenarnya dimaksud dengan efek rumah kaca atau dalam bahasa Inggris disebut  <em>greenhouse effect</em>? Mungkinkah efek dari pembangunan gedung atau bangunan yang terlapisi kaca seperti dikota besar?.  Bila pemahamanmu seperti itu, sepertinya perlu belajar lagi.  Nah, sebelum kita bahas lebih jauh, apakah kalian pernah melihat rumah atau bangunan di perkebunan (seperti banyak terdapat di daerah Bumijawa) atau di tempat penjualan tanaman hias? yaitu bangunan yang dinding dan atapnya terbuat dari bahan transparan seperti plastik, fiber maupun kaca?.  Pemahaman tentang efek rumah kaca tidak jauh dari analogi tersebut.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-199" title="greenhouse_effect" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/01/06-07_greenhouse_effect.jpg?w=468&#038;h=347" alt="greenhouse_effect" width="468" height="347" /></p>
<p>Efek Rumah Kaca dapat divisualisasikan sebagai sebuah proses.  Pada kenyataannya, di lapisan atmosfer terdapat selimut gas. Rumah kaca adalah analogi atas bumi yang dikelilingi gelas kaca. Nah, panas matahari masuk ke bumi dengan menembus gelas kaca tersebut berupa radiasi gelombang pendek. Sebagian diserap oleh bumi dan sisanya dipantulkan kembali ke angkasa sebagai radiasi gelombang panjang.<span id="more-198"></span></p>
<p>Namun, panas yang seharusnya dapat dipantulkan kembali ke angkasa menyentuh permukaan gelas kaca dan terperangkap di dalam bumi. Layaknya proses dalam rumah kaca di pertanian dan perkebunan, gelas kaca memang berfungsi menahan panas untuk menghangatkan rumah kaca.</p>
<p>Masalah timbul ketika aktivitas manusia menyebabkan peningkatan konsentrasi selimut gas di atmosfer (Gas Rumah Kaca) sehingga melebihi konsentrasi yang seharusnya. Maka, panas matahari yang tidak dapat dipantulkan ke angkasa akan meningkat pula. Semua proses itu lah yang disebut Efek Rumah Kaca. Pemanasan global dan perubahan iklim merupakan dampak dari Efek Rumah Kaca</p>
<p>Yang termasuk dalam kelompok Gas Rumah Kaca adalah karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitro oksida (N2O), hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sampai sulfur heksafluorida (SF6). Jenis GRK yang memberikan sumbangan paling besar bagi emisi gas rumah kaca adalah karbondioksida, metana, dan dinitro oksida. Sebagian besar dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) di sector energi dan transport, penggundulan hutan (deforestation) , dan pertanian. Sementara, untuk gas rumah kaca lainnya (HFC, PFC, SF6 ) hanya menyumbang kurang dari 1% .</p>
<p>Bagaimana karbondioaksida (CO2) sebagai “penyumbang terbesar” dapat menyebabkan efek rumah kaca?.  Karbon dioksida memiliki sifat memperbolehkan cahaya sinar tampak untuk lewat melaluinya tetapi menyerap sinar inframerah. Agar bumi dapat mempertahankan temperatur rata-rata, bumi harus melepaskan energi setara dengan energi yang diterima. Energi diperoleh dari matahari sebagian besar dalam bentuk cahaya sinar tampak. Oleh karena CO2 di atmosfer memperbolehkan sinar tampak untuk lewat, energi lewat sampai ke permukaan bumi tetapi energi yang kemudian dilepaskan (dipancarkan) oleh permukaan bumi sebagian besar berada dalam bentuk infra merah, bukan cahaya sinar tampak, yang karenanya diserap oleh atmosfer CO2. Sekali molekul-molekul CO2 menyerap energi dari sinar infra merah, energi ini tidak disimpan melainkan dilepaskan kembali ke segala arah, memancarkan balik ke permukaan bumi. Sebagai konsekuensinya, atmosfer CO2 tidak menghambat energi matahari untuk mencapai bumi, tetapi menghambat sebagian energi untuk kembali ke ruang angkasa. Maka terjadilah yang di sebut sebagai efek rumah kaca.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-201" title="efek rumah kaca" src="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/01/greenhouseeffect.jpg?w=468&#038;h=299" alt="efek rumah kaca " width="468" height="299" /></p>
<p>Sumber-sumber emisi karbondioksida secara global dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara):</p>
<p>Sumber Emisi	 dan Prosentase<br />
1	Industri energi (pembangkit listrik/kilang minyak dll)	36 %<br />
2	Sektor transportasi	27 %<br />
3	Sektor industri	21%<br />
4	Sektor rumah tangga &amp; jasa	15%<br />
5	Sektor lai-lain	1%</p>
<p>Sumber utama penghasil emisi karbondioksida secara global ada 2 macam, yaitu:</p>
<p>Pertama, pembangkit listrik bertenaga batubara.<br />
Pembangkit listrik ini membuang energi 2 kali lipat dari energi yang dihasilkan. Semisal, energi yang digunakan 100 unit, sementara energi yang dihasilkan 35 unit. Maka, energi yang terbuang adalah 65 unit! Setiap 1000 megawatt yang dihasilkan dari pembangkit listrik bertenaga batubara akan mengemisikan 5,6 juta ton karbondioksida per tahun!</p>
<p>Kedua, pembakaran kendaraan bermotor.<br />
Kendaraan yang mengonsumsi bahan bakar sebanyak 7,8 liter per 100 km dan menempuh jarak 16 ribu km, maka setiap tahunnya akan mengemisikan 3 ton karbondioksida ke udara! Bayangkan jika jumlah kendaraan bermotor di Jakarta lebih dari 4 juta kendaraan! Berapa ton karbondioksida yang masuk ke atmosfer per tahun?</p>
<p>Upaya  untuk mengurangi gas rumah kaca</p>
<p>Karena Perubahan Iklim adalah masalah global, penyelesaiannya pun mesti secara internasional. Langkah pertama yang dilakukan adalah pembuatan Kerangka Konvensi untuk Perubahan Iklim (Framework Convention on Climate Change) tahun 1992 di Rio de Janeiro, Brazil, yang ditandatangani oleh 167 negara. Kerangka konvensi ini mengikat secara moral semua negara-negara industri untuk menstabilkan emisi karbondioksida mereka. Sayangnya, hanya sedikit negara industri yang memenuhi target.</p>
<p>Langkah selanjutnya berarti membuat komitmen yang mengikat secara hukum dan memperkuatnya dalam sebuah protokol. Dibuatlah Kyoto Protocol atau Protokol Kyoto.  Tujuannya: mengharuskan negara-negara industri menurunkan emisinya secara kolektif sebesar 5,2 persen dari tingkat emisi tahun 1990. konferensi mengenai Climate Change atau perubahan iklim di Bali baru-baru inipun merupakan salah satu upaya untuk mendukung upaya tersebut.</p>
<p>Pada intinya negara-negara di dunia berusaha melakukan efisiensi energi dan<br />
memasyarakatkan penggunaan energi yang dapat diperbarui (renewable energy) untuk mengurangi atau bahkan menghentikan ketergantungan pada bahan bakar fosil.  Penting diingat, emisi Gas Rumah Kaca harus dikurangi! Jadi harus dibangun system industri dan transportasi yang TIDAK bergantung pada bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara). Kalau perlu, tidak menggunakannya SAMA SEKALI!.  Karena kita hanya punya satu bumi…….</p>
<p>Dari berbagai sumber<br />
=================<br />
Pasma SMAN 1 Slawi_2009<br />
www.pasmajaya.wordpress.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=198&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/29/efek-rumah-kaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/01/06-07_greenhouse_effect.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">greenhouse_effect</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pasmajaya.files.wordpress.com/2009/01/greenhouseeffect.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">efek rumah kaca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sungguh kuminta do&#8217;amu kawan&#8230;</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/21/sungguh-kuminta-doamu-kawan/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/21/sungguh-kuminta-doamu-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 15:21:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[adel kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[berita duka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/21/sungguh-kuminta-doamu-kawan/</guid>
		<description><![CDATA[tinggal satu moment lagi kawan
.
untuk kau mampu lagi berdiri
.
tinggal satu saat lagi kawan
.
untuk kau mampu bertolak ke angkasa
.
tinggal satu daya lagi kawan
.
untuk kau mampu genggam semesta
.
dan tinggal satu tanda cinta lagi kawan
.
dari kawan-kawanmu
.
yang selalu
.
menanti
.
senyummu
.
untuk kau gunakan
.
sebagai labuhan
.
dalam setiap cerita nan bahagia&#8230;
kawan-kawan tolong do&#8217;akan adel / temon (angkatan PASUNDAN) biar cepet sembuh&#8230;hari sabtu 17 januari 2009 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=194&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>tinggal satu moment lagi kawan<br />
.<br />
untuk kau mampu lagi berdiri<br />
.<br />
tinggal satu saat lagi kawan<br />
.<br />
untuk kau mampu bertolak ke angkasa<br />
.<br />
tinggal satu daya lagi kawan<br />
.<br />
untuk kau mampu genggam semesta<br />
.<br />
dan tinggal satu tanda cinta lagi kawan<br />
.<br />
dari kawan-kawanmu<br />
.<br />
yang selalu<br />
.<br />
menanti<br />
.<br />
senyummu<br />
.<br />
untuk kau gunakan<br />
.<br />
sebagai labuhan<br />
.<br />
dalam setiap cerita nan bahagia&#8230;</p>
<p>kawan-kawan tolong do&#8217;akan adel / temon (angkatan PASUNDAN) biar cepet sembuh&#8230;hari sabtu 17 januari 2009 kemarin kawan kita ini kecelakaan. kondisi terakhir kawan kita harus dioperasi saraf-saraf otaknya karena tengkorak kepalanya retak akibat benturan hebat. operasi tersebut juga untuk membersihkan pendarahan di otak sebelah kirinya. mohon do&#8217;anya untuk kesembuhan kawan kita   &#8220;adel&#8221;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=194&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/21/sungguh-kuminta-doamu-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Proses regenerasi dan pembelajaran Pasma SMAN 1 Slawi</title>
		<link>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/13/proses-regenerasi-dan-pembelajaran-anggota-pasma-sman-1-slawi/</link>
		<comments>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/13/proses-regenerasi-dan-pembelajaran-anggota-pasma-sman-1-slawi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 13:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pasmajaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Pasma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/13/proses-regenerasi-dan-pembelajaran-anggota-pasma-sman-1-slawi/</guid>
		<description><![CDATA[Proses regenerasi dan pembelajaran, mutlak diperlukan sebuah organisasi untuk terus mendukung eksistensinya.  Pasma SMAN 1 Slawi sebagai salah satu organisasi yang bergerak dibidang kepecinta alaman yaitu  Lingkungan Hidup dan Kegiatan Alam Terbuka (KAT) tingkat SMA,  telah mengalami beberapa perubahan penggunaan sistem regenerasi (perekrutan anggota) dan pembelajaran (sistem pendidikan).  Sistem-sistem tersebut telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=173&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Proses regenerasi dan pembelajaran, mutlak diperlukan sebuah organisasi untuk terus mendukung eksistensinya.  Pasma SMAN 1 Slawi sebagai salah satu organisasi yang bergerak dibidang kepecinta alaman yaitu  Lingkungan Hidup dan Kegiatan Alam Terbuka (KAT) tingkat SMA,  telah mengalami beberapa perubahan penggunaan sistem regenerasi (perekrutan anggota) dan pembelajaran (sistem pendidikan).  Sistem-sistem tersebut telah menghasilkan puluhan anggota yang memiliki kompetensi di bidang kepecintaalaman  sesuai dengan kapasitasnya.<span id="more-173"></span></p>
<p>Dalam sistem regenerasi dan pembelajaran, Pasma memiliki beberapa tahap yaitu:</p>
<p>1.Masa Promosi dan pendaftaran calon anggota.</p>
<p>2.Materi Ruang yang dilaksanakan satu kali dalam satu minggu selama kurang lebih setengah semester.  Materi yang diberikan diantaranya Keorganisasian, Navigasi Darat (orientering), Search and Rescue (SAR) dasar, jungle survival , Manajemen Perjalanan, Panjat Tebing dasar (tali temali, pengenalan alat dan teknik pemanjatan), serta Lingkungan Hidup dan Konservasi.</p>
<p>3.Pra Pendidikan Dasar (Pra Pendas); yaitu kegiatan calon anggota Pasma dalam mempraktikan materi yang telah diberikan sebelumnya.  Pra Pendas dilaksanakan di lingkungan SMAN 1 Slawi.</p>
<p>4.Pendidikan Dasar (Pendas); yaitu kegiatan calon anggota Pasma dalam mempraktikan materi yang telah diberikan sebelumnya.  Pendas selama ini dilaksanakan dilereng utara Gunung Slamet tepatnya di atas objek wisata Guci Kab. Tegal.</p>
<p>Pendas Pasma telah mengalami tiga perubahan yaitu pada Pendas awal (1997) dilaksanakan selama tiga hari. kenudian sejak tahun 2001 selama lima hari dan untuk tahun 2008 Pendas dilaksanakan selama empat hari.  Kegiatan Pendas Pasma diakhiri dengan longmarch Guci-Slawi sejauh + 33 km yang telah menjadi rangkaian tak terpisahkan dari kegiatan Pendas sejak pertama kali dilaksanakan.  Peserta Pendas yang lulus selanjutnya menjadi Anggota Muda Pasma yang ditandai dengan penyematan syal Pendas.</p>
<p>5.Pendakian Pasma.  Kegiatan Pendakian dilaksanakan di salah satu dari         gunung berketingian lebih dari 3000 mdpl terdekat dari Slawi yaitu gunung Slamet atau gunung Ciremai.  Setelah tahap ini Anggota Muda bersatus sebagai Anggota Senior dan mempersiapkan diri sebagai Pengurus Harian Pasma SMAN 1 Slawi.</p>
<p>Namun perlu disadari sistem yang saat ini diberlakukan Pasma tidak lepas dari kekurangan dan kritik.  Oleh sebab itu saran yang membangun dari berbagai pihak saat ini sangat diperlukan bagi perkembangan Pasma SMAN 1 Slawi maupun organisasi siswa pecinta alam di Kab.Tegal sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.   Karena kita hanya punya satu bumi&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasmajaya.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasmajaya.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasmajaya.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasmajaya.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasmajaya.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasmajaya.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasmajaya.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasmajaya.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasmajaya.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasmajaya.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasmajaya.wordpress.com&blog=1711716&post=173&subd=pasmajaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasmajaya.wordpress.com/2009/01/13/proses-regenerasi-dan-pembelajaran-anggota-pasma-sman-1-slawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a442e4e0b4246caf8d831387ba0364d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pasmajaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>